Menteri Dalam Negeri RI Tito Carnavian menyarankan warga untuk banyak memakan sayuran dan buah- buahan untuk memperkuat daya tahan tubuh mencegah terpapar COVID-19.

“Warga kita minta banyak makan-makanan bergizi, vitamin C, dan vitamin E, seperti buah- buah. Nah kemudian vitamin E itu banyak di sayur tauge, brokoli. Saya rasa itu mudah untuk didapat di pasar-pasar tradisional,” kata Tito dalam kunjungannya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/3).

Selain itu, Tito juga meminta masyarakat untuk rajin berolahraga dan terkena sinar matahari.

“Inti dari pencegahan penularan (COVID-19) yaitu dengan memperkuat daya tahan tubuh. Banyak olahraga, terpapar sinar UV, sinar matahari, serta makan makanan sehat itu bagus,” kata Tito.

Lebih lanjut, Tito meminta warga tidak panik memghadapi pandemi global COVID-19 itu asal masyarakat tetap waspada dan menjalankan social distancing measure’ dengan disiplin. Menurut Tito, COVID-19 memilik prevalensi kematian yang rendah jika dibandingkan dengan virus- virus lainnya.

Ia pun mengapreasiasi langkah Pemprov DKI terhadap kebijakan memberi jarak di transportasi umum antarsatu penumpang dengan penumpang lainnya. Langkah ini membantu masyarakat untuk menerapkan asas pembatasan jarak sosial seperti yang dianjurkan oleh pemerintah pusat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga Ibu Kota melakukan Social Distancing Measure (SDM) atau menjaga jaraksaat beraktivitas untuk mencegah potensi penyebaran COVID-19 di ruang publik. “Dalam menjalani hari- hari ke depan semua warga Jakarta harus melakukan yang namanya Social Distancing Measure. Yaitu menjaga jarak antar warga, mengurangi kontak fisik, menjauhi tempat- tempat berkumpul orang banyak,” kata Anies dalam pesan suaranya, Minggu (14/3).

Anies meminta masyarakat jika tidak dalam keadaan genting agar tidak berinteraksi secara langsung dan meminta masyarakat agar berkegiatan dari jarak jauh. “Jangan keluar rumah kecuali amat penting. Sebisa mungkin kerjakan pertemuan dengan jarak jauh,” kata Anies.