Berikut Cara Menghentikan Diare yang Sangat Ampuh

     

    Mengalami perut mulas karena diare tentunya membuat kita tidak nyaman saat beraktivitas. Belum lagi waktu yang harus tersita untuk bolak-balik ke toilet atau kamar mandi akibat frekuensi buang air besar yang jadi bertambah saat diare. Badan pun menjadi lemas dan tidak berdaya karena banyak cairan tubuh yang keluar saat buang air besar dengan feses yang encer atau cair. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi diare yang demikian bisa menyebabkan dehidrasi pada penderitanya.

    Diare terjadi karena berbagai sebab. Salah satu faktor penyebab yang sering menjadi pemicunya adalah mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang bersih. Hal ini biasa terjadi ketika jajan sembarangan di jalanan yang kurang higienis untuk makanan dan minuman yang dijajakan. Selain itu bisa juga terjadi akibat mengonsumsi jenis makanan tertentu yang menjadi pemicu diare, seperti makanan pedas, makanan berlemak, minuman berkafein, dll. Diare juga bisa terjadi karena efek samping dari mengonsumsi obat-obatan tertentu, alergi terhadap makanan dan minuman tertentu, infeksi virus maupun bakteri, dll.

    Ketika diare menyerang tubuh, gejala yang umum terjadi pada penderitanya adalah perut mulas, feses encer atau bahkan berdarah, frekuensi buang air besar yang meningkat, sakit kepala, badan lemas, dan dehidrasi. Jika Anda mengalami berbagai gejala tersebut, segera lakukan upaya atau cara menghentikan diare. Karena dikhawatirkan diare bisa membuat penderitanya mengalami dehidrasi akut yang berujung pada resiko kematian.

    Untuk cara menghentikan diare yang cukup ampuh dan perlu Anda lakukan, antara lain:

    1. Minum obat anti diare.

    Ada banyak sekali obat untuk diare yang bisa dikonsumsi. Namun pastikan mengonsumsi obat yang khasiatnya sudah teruji, seperti Entrostop. Obat diare yang satu ini mengandung 650 mg attapulgite dan 50 mg pectin yang bekerjasama dalam menyerap racun atau bakteri penyebab diare di dalam usus. Selain itu, juga berguna untuk mengurangi jumlah feses cair yang dikeluarkan, serta mengurangi pergerakan usus yang memicu nyeri perut.

    2. Minum oralit.

    Saat diare, feses yang dikeluarkan biasanya sangat cair atau encer. Belum lagi buang air besar menjadi lebih sering atau terus-menerus. Alhasil keadaan ini membuat tubuh bisa kehilangan banyak cairan dan beresiko mengalami dehidrasi. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya minum oralit untuk menggantikan garam dan cairan yang hilang akibat feses yang dikeluarkan tadi.

    3. Minum air elektrolit.

    Saat seseorang mengalami diare, maka kadar elektrolit dalam tubuh menjadi berkurang dan sangat rentan mengalami dehidrasi. Untuk menggantikan cairan elektrolit yang hilang ini, maka perlu minum air elektrolit.

    4. Mengonsumsi makanan probiotik.

    Diare bisa terjadi karena adanya ketidakseimbangan bakteri di dalam usus. Mengonsumsi jenis makanan probiotik bisa sangat membantu menghentikan diare. Makanan probiotik atau bakteri baik bisa ditemukan pada keju, yoghurt, tempe, dll.

    5. Mengonsumsi makanan yang bisa membantu mengatasi diare.

    Agar feses tidak encer dan diare bisa teratasi dengan baik, sebaiknya konsumsi jenis makanan, seperti pisang, apel, nasi, dan roti. Hindari jenis makanan yang digoreng, produk olahan susu, serta jenis buah dan sayur yang memicu produksi gas berlebih.

    Itu tadi beberapa cara yang cukup ampuh untuk mengatasi diare dan bisa terapkan saat Anda mengalami diare. Pastikan penuhi asupan cairan dalam tubuh saat diare menyerang.

    Jika minum obat, Ikuti petunjuk konsumsi agar diare bisa sembuh dengan maksimal dan tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan.

    Jika kondisi diare tidak juga kunjung membaik setelah melakukan berbagai cara di atas, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan pengobatan yang lebih maksimal.

    Referensi artikel diare lainnya di diarepedia.com